Cheers Jadikan Botol Bekas Naik Kelas

SURABAYA –  PT Atlantic Biruraya sebagai produsen air minum dalam kemasan Cheers Healthy  Water senantiasa menjaga komitmen untuk menjadi industri yang ramah lingkungan. Setelah sebelumnya memanfaatkan solar panel sebagai sumber energi, kini Cheers Water berkolaborasi dengan Oakwood Hotel dan Lasalle College menghadirkan suatu karya dari limbah botol yang disulap menjadi pakaian dan dekorasi/instalasi.

Berbekal visi yang sama tentang sustainability ini, kolaborasi bertajuk Recycle & Upcycle For a Better Future hadir. Menampilkan lima karya recycle dan upcyle botol bekas pakai Cheers menjadi kreasi baju dan satu instalasi (dekorasi). Khusus untuk karya instalasi nantinya akan dipamerkan di lobby Oakwood Hotel & Residence Surabaya selama satu bulan.

’’Ini adalah kolaborasi perdana kami. Harapannya kolaborasi ini menjadi awal yang baik untuk gerakan-gerakan lainnya yang bertujuan untuk meminimalisir sampah khususnya plastik,’’ jelas Novita Nur Endah, perwakilan Marketing communiation PT Atlantic Biruraya (28/6) di Oakwood Hotel & Residence Surabaya.

Mahakarya dari botol bekas ini melibatkan tangan-tangan kreatif siswa Lasalle Colege Surabaya dari program study Fashion Design, Artistic Make up serta para dosen dari program Interior Design dan Graphic Design. Dengan arahan dosen dan coordinator fashion design Lasalle College Surabaya, Patrick Meilfen Samallo project fashion dikerjakan oleh empat kelompok.

Kelompok pertama yang digawangi Yavica Sasky, Elizabeth Angel Wina, Jenisse Quinn Gunawan, Mariesa Zahra Kirana, dan Angela Angela menampilkan dua look yang mengambil tema nature. Look pertama diberi tajuk waterfall dan look  kedua berjudul floral. Untuk menghasilkan karya ini mereka menggunakan kain belacu, botol bekas, dan uniknya mereka mewarnai gaun menggunakan hair chalk.

Masih mengusung tema nature, kelompok kedua yang beranggotakan Karina Yang, Carina Ziva, Mega Corindra, Johanna Gracia dan Alexia Sandra membuat gaun yang terinspirasi dari film AVATAR. Bahan yang digunakan adalah kain jeans bekas yang dicat dengan kuas menggunakan cairan pemutih baju sehingga menampilkan corak yang indah.

Back to nature dengan judul karya Bird diambil oleh kelompok tiga dengan anggota Mirachael Angelina, Friedrich Kamm, Jessica Levina Amelinda dan Janet Clarissa Krens. Kelompok ini menggunakan botol bekas untuk menonjolkan detail dari sayap burung yang indah dan megah. Mereka memberi warna pada tiap helai sayap yang dikreasikan dari botol ini.

Kelompok keempat mengusung tajuk‘’Fantasy World’’ untuk karya mereka. Kelompok yang beranggotakan L.Maria Vemanda Patri, Melani Tangkelayuk, Agnes Angelia Gunawan dan Michele Gela ini ingin membawa kita ke dunia fantasi melalui karya yang dibuat dengan bahan satin armani, satin dove dan tentunya botol bekas yang menjadi highlight.

Sementara itu karya patung abstrak dari seorang seniman  B.G.Fabiola Natasha  yang juga dosen dan koordinator jurusan Graphic Design LaSalle College Surabaya ini berjudul “Triasih Nawasena”.

Pemilihan judul pada karya ini membawa pada sebuah filosofi bahwa setiap manusia memiliki harapan yang baru tentang masa depan dan siap menerima semua perubahan di setiap era.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *