Kontrak Eksklusif dari Pemerintah Singapore untuk Konser Taylor Swift

Pemerintah Singapura disebut-sebut memberikan kontrak eksklusif untuk enam konser Taylor Swift sekitar Rp 250 miliar. Singapura dikabarkan memberikan subsidi sebesar US$2-3 juta per konser kepada Taylor Swift sebagai bagian dari kesepakatan eksklusif.  Apakah ini merupakan investasi yang menguntungkan bagi Singapura?

Bagi Taylor Swift, dari penelusuran jejaknya, sepertinya  sudah terbiasa melakukan kontrak eksklusif dengan berbagai pihak. Di tahun 2018, melakukan kontrak eksklusif dengan UMG (Universal Music Group) Republic records selaku mitra rekaman musiknya untuk multi albumnya. Sebelumnya Taylor Swift juga pernah memiliki kontrak eksklusif dengan Apple Inc untuk hak atas penyiaran video konser streaming.

Pakar Managemen & Bisnis FEB Universitas Airlangga (Unair), Gancar C. Premananto  mengungkapkan beberapa manfaat Singapura membuat kontrak eksklusif taylor Swift  diantaranya memunculkan adanya Scarcity Effect atas kemunculan Taylor Swift di Asia Tenggara, meningkatkan kunjungan wisata di Singapura, menjadikan Taylor Swift sebagai ikon yang menjadi bagian dari positioning Singapura sebagai negara tujuan wisata,  dan meningkatkan value Singapura sebagai destinasi berbasis Passion seperti slogannya “Passion Made Possible”. Selain itu, kontrak eksklusif Taylor Swift dengan Singapura juga merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik pariwisata negara tersebut.

Sedangkan dampak ekonomi dari kontrak ini bagi Singapura dan negara-negara Asia Tenggara,  Kepala Departemen Management FEB Unair ini menjelaskan bahwa berkaca dari konser Coldplay di Singapura pada Januari 2024, untuk 6 kali pertunjukkan diproyeksikan memberikan kontribusi mendekati SGD 96 juta (sekitar Rp 1,5 Trilyun)  pada perekonomian di Singapura.

Lebih lanjut Gancar mengatakan negara-negara Asia Tenggara lainnya dapat belajar dari negara Singapura sebagai tempat konser artis dunia terutama dalam penyiapan berbagai fasilitas dan infastruktur yang ada.

 “ Adanya kesepakatan dari manajemen Taylor Swift untuk konser eksklusif tentunya dengan melihat kesiapan Singapura dalam mempersiapkan koneksitas antar kota, kapasitas hotel, kesiapan fasilitas pendukung dan juga termasuk penerimaan dari Masyarakat,” Kata Gancar.

Singapura menjadi salah satu jujukan artis dunia di Asia Tenggara karena telah memiliki kesiapan transportasi, akomodasi dan kuliner serta berbagai fasilitas dan infrastruktur yang memadai, termasuk kesiapan masalah perijinan dan penerimaan Masyarakat. Hal tersebut menjadi keunggulan kompetitif yang masih sulit untuk diikuti oleh negara lain.

Negara lain yang ingin melakukan aktivitas kontrak eksklusif juga harus menyediakan hal yang kurang lebih sama.

Seperti diketahui, Taylor Swift memiliki banyak apresiasi level dunia terhadap karyanya diantaranya 6 penghargaan American Music Awards tahun 2022, masuk dalam person of the Year 2023 di majalah TIME, Wanita pertama yang mencapai 100 juta pendengar/bulan di Spotify, 8 penghargaan People’s Choice Awards 2023, serta banyak Grammy Awards. Dengan demikian kontrak eksklusif yang didapatkan Taylor Swift merupakan hasil dari kerja seninya yang luar biasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *