Memanfaatkan Lahan Tidur Sebagai Pertanian Perkotaan

Warga RW 07 Kelurahan Pucang Sewu bekerja sama membersihkan dan menata lahan sebelum ditanami tanaman pangan (Foto: Istimewa)

Surabaya – Sebidang tanah yang semula tidak dimanfaatkan, ternyata dapat memunculkan peluang sebagai lahan yang bernilai guna bagi masyarakat sekitarnya. Gerakan bersama warga dan karang taruna kampung RW 07 Kelurahan Pucang Sewu, Surabaya, mengelola lahan tidur dengan menanaminya tanaman yang mendukung swasembada pangan. Berbekal peralatan cangkul dan sekop, kerja bakti membereskan dan menata lahan di wilayah Kalibokor menjadi lahan pertanian tanaman pangan dimulai pada Minggu (8/2/2026).

Ketua Karang Taruna RW 07 Kelurahan Pucang Sewu, Teguh, mengatakan tanaman yang akan ditanam adalah tanaman yang mudah dibudidayakan dan dapat terus berproduksi.

“Ada beberapa tanaman produktif yang akan ditanami, diantaranya tomat, cabai, sawi daging, yang ini semuanya bersumber dari swadaya kas Karang Taruna RW 07,” ujar Teguh.

“Program ini dinilai sejalan dengan program Karang Taruna Kelurahan Pucang Sewu, yang ingin mewujudkan swasembada pangan bagi masyarakat lokal sehingga dapat dimanfaatlkan sendiri oleh warganya,” imbuh Bagas, Ketua Karang Taruna Kelurahan Pucang Sewu.

Teguh menambahkan, melalui program urban farming di wilayah RW 07, masyarakat dapat semakin tergerak untuk mengelola dan memberdayakan lahan yang ada di lingkungannya, menjadi bermanfaat dan membawa dampak bagi banyak orang.

“Kedepan, semoga dapat membudayakan hidup dari dan kembali ke alam, masyarakat dapat menghasilkan dan berdaya dari lahan sekitar tempat tinggalnya. ke arah yang lebih mantap kedepanya,” tandasnya. (Petrus Riski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *