Surabaya – Transformasi media digital mendorong perguruan tinggi untuk membekali mahasiswa, dengan ketrampilan produksi konten yang relevan dengan kebutuhan industri. Menyikapi hal tersebut, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Bhayangkara Surabaya, mengikuti Pelatihan Produksi Podcast di Studio Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Kamis (18/12/2025).
Mahasiswa yang didampingi oleh dosen pembimbing Julyanto Ekantoro, SE., SS., M.Si., dan Musahadah, S.Sos., M.Si., diterima oleh tim podcast Kominfo untuk belajar mulai tahap awal. Pelatihan ini menjadi ruang pembelajaran praktis bagi mahasiswa, untuk mengenal langsung ekosistem kerja produksi podcast di lingkungan studio professional.
“Melalui fasilitas dan peralatan yang tersedia di Studio Diskominfo Provinsi Jawa Timur, peserta mendapatkan gambaran nyata mengenai bagaimana sebuah program audio visual dirancang dan diproduksi secara terstruktur, mulai dari perencanaan hingga proses perekaman,” terang Julyanto.
Tahapan praproduksi menjadi fokus awal dalam pelatihan ini. Mahasiswa dibimbing untuk menyusun konsep program, menentukan tema dan sudut pandang pembahasan, serta merancang alur percakapan yang akan disampaikan oleh host. Pada tahap ini, peserta juga diajak memahami pentingnya kesesuaian antara konten, karakter audien, dan format siaran, agar pesan yang disampaikan dapat diterima secara efektif.
Selanjutnya, mahasiswa memasuki sesi praktik rekaman di dalam studio. Peserta diperkenalkan pada penataan ruang siaran, pemilihan angle kamera, serta pengaturan audio agar suara yang dihasilkan tetap jernih dan stabil. Proses ini memberikan pemahaman bahwa kualitas produksi podcasat sangat dipengaruhi oleh ketelitian teknis dan kesiapan tim sebelum rekaman dimulai.

Selain aspek teknis, pelatihan ini menekankan pentingnya koordinasi antarperan dalam satu tim produksi. Mahasiswa dilatih untuk bekerjasama antara operator, kameramen, dan host selama proses perekaman berlangsung. Koordinasi yang baik dinilai mampu meminimalkan kesalahan teknis serta menjaga alur komunikasi tetap berjalan lancar selama siaran direkam.
Usai praktik perekaman, kegiatan dilanjutkan dengan sesi evaluasi bersama. Pada sesi ini, mahasiswa diajak meninjau kembali proses yang telah dilakukan, mendiskusikan kendala yang muncul, serta mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperbaiki.
“Evaluasi ini menjadi bagian penting untuk menumbuhkan sikap reflektif dan profesional dalam setiap tahapan produksi media,” kata Musahadah.
Dekan FISIP Dr. Fitria Widiyani Roosinda, S.Sos., M.Si., berharap agar pelatihan produksi podcast ini dapat terus dilanjutkan pada bidang keahlian yang lainnya. Sebab dengan adanya kuliah lapangan membuat mahasiswa memiliki bekal keterampilan penyiaran digital yang relevan dengan perkembangan industri media saat ini. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Fakultas dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik yang adaptif, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kemampuan merancang tema, konsep dan produksi podcast menjadi daya tarik juga bagi dunia kerja,” ujar Fitria Widiyani Roosinda. (Petrus Riski)

